Kamis, 01 Agustus 2019

Langkah langkah buat boneka kelinci dari kain fanel


Langkah-langkah membuat boneka kelinci dari kain fanel
Bahan :
-         Kain fanel
-         Kertas (untuk membuat pola)
-         Dakron
-         Krayon
Alat :
-         Gunting
-         Jarum
-         Benang

Cara membuat :
1.     Buat pola boneka kelinci pada kertas, kemudian gunting polanya
2.     Jiplak pola tersebut di kain fanel
3.     Setelah dijiplak gunting pola yang terdapat pada kain fanel
4.     Buat pola mata dan hidung pada salah satu pola boneka kelinci
5.     Kemudian gabung/jahitlah kedua pola tersebut, namun sisa sedikit untuk memasukan dakron
6.     Setelah dijahit, masukan dakron kedalam pola
7.     Jahit pola boneka kelinci yang tadi disisakan untuk memasukan dakron
8.     Jadilah sebuah boneka kelinci dari kain fanel, namun kita dapat tambahkan warna pada telinga dan kedua pipinya tersebut agar terlihat imut dan lucu.

Produk kerajinan dari bahan lunak terlengkap


Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak. Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, kulit, logam, batu, rotan dan lain-lain. Ada juga yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet. Beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan, yaitu seperti berikut:
A.    Bahan Lunak Alami
Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, serat alam, dan kulit.

1.      Kerajinan tanah liat
Kerajinan tanah liat/keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, vas bunga, guci, piring.
2.      Kerajinan Serat Alam
Bahan-bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu. Teknik pembuatan kerajinan dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam.
3.      Kerajinan Kulit
Kerajinan ini menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah di samak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang, dompet, jaket. Kulit yang dihasilkan dari hewan seperti: sapi, kambing, kerbau, dan buaya dapat dijadikan sebagai bahan dasar kerajinan.

A.    Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya.

1.      Kerajinan Gips
Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Prosesnya harus dicairkan dahulu jika ingin bentuk seperti yang diinginkan, harus dibuat cetakan. Jika akan diproduksi dalam jumlah banyak, harus dibuat model terlebih dahulu.
Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan dari gips biasanya dapat berupa hiasan dinding, mainan, dan sebagainya. 
2.      Kerajinan Sabun
Kerajinan dari sabun sangat unik. Bahan yang diperlukan adalah sabun batangan. Sabun dapat diolah dengan dua cara. Pertama: mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti: binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua, membentuk sabun, yaitu: sabun diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, lalu dibuat adonan baru seperti membuat bentuk dari plastisin.
3.      Kerajinan Bubur Kertas
Sisa-sisa kertas dapat dimanfaatkan untuk beraneka ragam karya kerajnan. Salah satu alternatif pemanfaatan sisa-sisa kertas adalah dibuat bubur kertas untuk bahan berkarya kerajinan. 
4. Kerajinan Lilin
Ada 2 cara untuk membuatnya yaitu dengan cara mengukir lilin jadi secara langsung atau dengan cara mencairkannya terlebih dahulu. Umumnya produk ini hanya digunakan untuk hiasan, apabila dibuat mainan akan berbahaya bila dimainkan oleh anak-anak.
5.  Kerajinan Spons








Selasa, 14 Maret 2017

Motif batik dari Indonesia bagian Timur

A.       Batik Maluku

Memiliki ciri khas yaitu bermotif pala cengkih parang dan salawaku (senjata khas Maluku) serta jenis alat musik. Batik Maluku yaitu motif cengkeh gugur motif khas pulau Seram alat musik debur ombak dan budaya. juga beragam dari warna yang terang kalem biru laut bahkan. Digunakan juga beragam yaitu kain katun. Juga warga luar daerah juga minat. batik ini berasal dari Kalimantan Papua Jakarta bahkan Belanda. Maluku merupakan persembahan warga Maluku untuk menghadirkan ragam motif khusus yang digali dari adat budaya lama negeri-negeri di Tanah. ini dirancang dengan memadukan etnik tradisional dan teknik desain modern untuk tampilan yang lebih elegan dan kontemporer namun tetap dikerjakan secara tradisional sekali. Para Pengrajin Batik Maluku selalu melakukan upaya agar batik khas Maluku ini bisa dikenal dan diterima oleh semua masyarakat maluku. Sebuah Upayanya yaitu melakukan pendekatan ke pemerintah daerah selain itu juga mengikuti pameran tingkat nasional di Jakarta serta menggelar pameran di Ambon maluku. Para Pemerintah daerah dapat membantu pihaknya dan pengusaha batik untuk mensosialisasikan Batik Maluku kepada PNS maupun para tamu yang berkunjung di daerah tersebut. instansi di pemerintah provinsi Pemkot Ambon dan kabupaten juga telah menggunakan batik bunga cengkih pada hari Kamis dan Jumat siang. Urun serta Perhatian pemerintah untuk menjadikan hari Kamis dan Jumat berpakaian batik dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha serta melestarikan budaya daerah melalui batik maluku.

A.      NUSA TENGGARA BARAT
Nusa Tenggara Barat (NTB) juga  memiliki sentral batik sebagai kerajinan tangan yang sangat indah, salah satunya bernama kain Batik Sasambo.
Mengenal Batik Nusa Tenggara Barat:
1). Sasambo merupakan gabungan tiga etnis yang mendiami bumi NTB yaitu Sasak di Lombok, Samawa di Sumbawa Besar, dan Mbojo di Bima. Ketiga suku ini bersatu dalam hal kerajinan tangan tradisonal dan terciptalah Batik Sasambo sebagai media untuk mengenalkan seni budaya unik dan khas dari pulau ini.
2). Untuk motif, Batik Sasambo memiliki motif-motif menarik seperti sasambo, motif made sahe (ata sapi), motif kakando, dan uma lengge (berupa rumah tradisional dengan kubah yang menyerupai kerucut). Batik dari masing-masing daerah di pulau ini dapat dibedakan dari corak dan warna yang dihasilkan.
3). Kain yang halus dengan motif artistik bisa menjadi penentu harga jual dari batik Sasambo yang dihasilkan, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
4). Batik Sasambo hingga saat ini masih diproses dengan menggunakan teknik tradisional.
NUSA TENGGARA TIMUR(NTT)-KUPANG
Tujuan dibuatnya batik kupang ini konon semata-mata bertujuan untuk memperkenalkan motif khas Nusa Tengara Timur secara nasional. Mulanya kain batik yang dibuat dengan mengadaptasi motif kain dari daerah timor hanya terbatas pada daerah Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara. Namun melihat respon konsumen yang cukup bagus maka dibuatlah motif-motif dari daerah lain yang menampilkan berbagai tokoh mitos, binatang, tumbuhan, dan motif abstrak yang dijiwai dari penghayatan akan alam semesta.

A.      Batik Khas Bali
Industri batik Bali dimulai sekitar tahun 1970 yang dipelopori oleh Paden Ketut Krisna yang berasal dari Banjar Tageha, Desa Batubulan ,Sukawati Gianyar,Bali. Pada awalnya Ketut Krisna masih menggunakan teknik batik cap dengan bantuan alat tenun yang manual atau biasa disebut dengan alat tenun  bukan mesin.
Masyarakat Bali sendiri sebenarnya menggunakn kain batik dalam berbagai aktivitas yang erat kaitannya dengan upacara adat ataupun ritual keagamaan yaitu kain kain batik yang diikatkan pada bagian pinggang juga dijadikan sebagai ikat kepala atau dalam bahasa Bali diistilahkan dengan udeng.

Seiringnya perkembangan batik Bali tidak hanya menjelma sebagai ikat untuk kepala saja, namun sudah menjadi souvenir atau barang koleksi yang bias dimliki oleh siapa saja. Motif batik Bali sangat beragam dan memiliki kreativitas yang unggul menjadikan wisatawan ingin mengoleksi batik tersebut. Halini dibuktikan dengan respin pasar yang sangat luar biasa serta makin terkenalnya batik Bali. Batik Bali terus berkembang  dengan menambah motif-motif baru yang cenderung abstrak seperti motif awan dan relief candi wayang beber.
Cukup banyak para pelaku di Bali mulai melakukan langkah strategis dan inovatif untuk menghindari tingkat kejenuhan konsumen pada batik. Misalnya melakukan kombinasi motif batik Bali dengan motif yang berasal dari luar bali yaitu dengan memadukan motif batik bali dengan corak menara eifel yang melambangkan Negara prancis atau dikombinasikan dengan motif kangguru yang merupakan cirri khas Negara Australia.

B.      Motif Khas Papua
Batik papua pertama kali muncul pada era 1985-an. Saat itu pemerintah Indonesia mendapat bantuan dari PBB yang diwakili oleh Untined Nations Development Program (UNDP) dalam hal pemperdayaan kebudayaan Indonesia bagian timur.
Batik Papua telah menembus pangsa pasar eropa, hal ini dibuktikan oleh Jimmy Affar yang mampu membuat batik tulis asli Papua. Pada awalnya ia mengawali karirnya sebagai asisten desainer di dalam negeri. Selanjutnya, dia mencoba membuat model baju batik serta motif batiknya sendiri. Hingga pada akhirnya Jimmy Affar berhasil membongkar dominasi batik Jawa. Keberhasilannya ini membuat bapak Joko Widodo dan ibu Iriana Widodo tertarik untuk mengenakan batik tulis bermerek “ Port Numbay” untuk acara kenegaraan. Papua memiliki sentra batik yang berada di kota Jayapura, provinsi Papua Barat.
CONTOH MOTIF BATIK PAPUA :
·         MOTIF BATIK ASMAT











·         MOTIF BATIK BURUNG CENDRAWASIH







·         MOTIF BATIK KAMORO

 












·         MOTIF BATIK SENTANI

 












·         MOTIF BATIK PRADA

 









·         MOTIF BATIK TIFA HONAI