A. Batik Maluku
Memiliki ciri khas yaitu bermotif
pala cengkih parang dan salawaku (senjata khas Maluku) serta jenis alat musik.
Batik Maluku yaitu motif cengkeh gugur motif khas pulau Seram alat musik debur
ombak dan budaya. juga beragam dari warna yang terang kalem biru laut bahkan.
Digunakan juga beragam yaitu kain katun. Juga warga luar daerah juga minat.
batik ini berasal dari Kalimantan Papua Jakarta bahkan Belanda. Maluku
merupakan persembahan warga Maluku untuk menghadirkan ragam motif khusus yang
digali dari adat budaya lama negeri-negeri di Tanah. ini dirancang dengan
memadukan etnik tradisional dan teknik desain modern untuk tampilan yang lebih
elegan dan kontemporer namun tetap dikerjakan secara tradisional sekali. Para
Pengrajin Batik Maluku selalu melakukan upaya agar batik khas Maluku ini bisa
dikenal dan diterima oleh semua masyarakat maluku. Sebuah Upayanya yaitu
melakukan pendekatan ke pemerintah daerah selain itu juga mengikuti pameran
tingkat nasional di Jakarta serta menggelar pameran di Ambon maluku. Para
Pemerintah daerah dapat membantu pihaknya dan pengusaha batik untuk
mensosialisasikan Batik Maluku kepada PNS maupun para tamu yang berkunjung di
daerah tersebut. instansi di pemerintah provinsi Pemkot Ambon dan kabupaten
juga telah menggunakan batik bunga cengkih pada hari Kamis dan Jumat siang.
Urun serta Perhatian pemerintah untuk menjadikan hari Kamis dan Jumat berpakaian
batik dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha serta melestarikan budaya
daerah melalui batik maluku.
A.
NUSA
TENGGARA BARAT
Nusa Tenggara
Barat (NTB) juga memiliki sentral batik
sebagai kerajinan tangan yang sangat indah, salah satunya bernama kain Batik
Sasambo.
Mengenal Batik
Nusa Tenggara Barat:
1). Sasambo merupakan gabungan tiga
etnis yang mendiami bumi NTB yaitu Sasak di Lombok, Samawa di Sumbawa Besar,
dan Mbojo di Bima. Ketiga suku ini bersatu dalam hal kerajinan tangan
tradisonal dan terciptalah Batik Sasambo sebagai media untuk mengenalkan seni
budaya unik dan khas dari pulau ini.
2). Untuk motif, Batik Sasambo
memiliki motif-motif menarik seperti sasambo, motif made sahe (ata sapi), motif
kakando, dan uma lengge (berupa rumah tradisional dengan kubah yang menyerupai
kerucut). Batik dari masing-masing daerah di pulau ini dapat dibedakan dari
corak dan warna yang dihasilkan.
3). Kain yang halus dengan motif
artistik bisa menjadi penentu harga jual dari batik Sasambo yang dihasilkan,
mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
4). Batik Sasambo hingga saat ini
masih diproses dengan menggunakan teknik tradisional.
NUSA TENGGARA TIMUR(NTT)-KUPANG
Tujuan dibuatnya batik kupang ini
konon semata-mata bertujuan untuk memperkenalkan motif khas Nusa Tengara Timur
secara nasional. Mulanya kain batik yang dibuat dengan mengadaptasi motif kain
dari daerah timor hanya terbatas pada daerah Timor Tengah Selatan dan Timor
Tengah Utara. Namun melihat respon konsumen yang cukup bagus maka dibuatlah
motif-motif dari daerah lain yang menampilkan berbagai tokoh mitos, binatang,
tumbuhan, dan motif abstrak yang dijiwai dari penghayatan akan alam semesta.
A.
Batik
Khas Bali
Industri
batik Bali dimulai sekitar tahun 1970 yang dipelopori oleh Paden Ketut Krisna
yang berasal dari Banjar Tageha, Desa Batubulan ,Sukawati Gianyar,Bali. Pada
awalnya Ketut Krisna masih menggunakan teknik batik cap dengan bantuan alat
tenun yang manual atau biasa disebut dengan alat tenun bukan mesin.
Masyarakat
Bali sendiri sebenarnya menggunakn kain batik dalam berbagai aktivitas yang
erat kaitannya dengan upacara adat ataupun ritual keagamaan yaitu kain kain
batik yang diikatkan pada bagian pinggang juga dijadikan sebagai ikat kepala
atau dalam bahasa Bali diistilahkan dengan udeng.
Seiringnya
perkembangan batik Bali tidak hanya menjelma sebagai ikat untuk kepala saja,
namun sudah menjadi souvenir atau barang koleksi yang bias dimliki oleh siapa
saja. Motif batik Bali sangat beragam dan memiliki kreativitas yang unggul
menjadikan wisatawan ingin mengoleksi batik tersebut. Halini dibuktikan dengan
respin pasar yang sangat luar biasa serta makin terkenalnya batik Bali. Batik
Bali terus berkembang dengan menambah
motif-motif baru yang cenderung abstrak seperti motif awan dan relief candi
wayang beber.
Cukup
banyak para pelaku di Bali mulai melakukan langkah strategis dan inovatif untuk
menghindari tingkat kejenuhan konsumen pada batik. Misalnya melakukan kombinasi
motif batik Bali dengan motif yang berasal dari luar bali yaitu dengan
memadukan motif batik bali dengan corak menara eifel yang melambangkan Negara
prancis atau dikombinasikan dengan motif kangguru yang merupakan cirri khas
Negara Australia.
B.
Motif
Khas Papua
Batik
papua pertama kali muncul pada era 1985-an. Saat itu pemerintah Indonesia
mendapat bantuan dari PBB yang diwakili oleh Untined Nations Development
Program (UNDP) dalam hal pemperdayaan kebudayaan Indonesia bagian timur.
Batik
Papua telah menembus pangsa pasar eropa, hal ini dibuktikan oleh Jimmy Affar
yang mampu membuat batik tulis asli Papua. Pada awalnya ia mengawali karirnya
sebagai asisten desainer di dalam negeri. Selanjutnya, dia mencoba membuat
model baju batik serta motif batiknya sendiri. Hingga pada akhirnya Jimmy Affar
berhasil membongkar dominasi batik Jawa. Keberhasilannya ini membuat bapak Joko
Widodo dan ibu Iriana Widodo tertarik untuk mengenakan batik tulis bermerek “
Port Numbay” untuk acara kenegaraan. Papua memiliki sentra batik yang berada di
kota Jayapura, provinsi Papua Barat.
CONTOH MOTIF
BATIK PAPUA :
·
MOTIF
BATIK ASMAT
·
MOTIF BATIK BURUNG CENDRAWASIH
·
MOTIF BATIK KAMORO
·
MOTIF BATIK SENTANI
·
MOTIF BATIK PRADA
·
MOTIF BATIK TIFA HONAI